DIALEKSIS.COM | Jantho - Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh resmi membuka penerimaan mahasiswa baru 2026 untuk Program Studi Bahasa Mandarin. Program ini menjadi satu-satunya prodi Bahasa Mandarin di Aceh yang mengintegrasikan pembelajaran bahasa, budaya, dan teknologi dalam satu kurikulum terpadu.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh, Drs. Umar Solikhan, M.Hum., menegaskan bahwa pembakuan dan penetapan bahasa daerah di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari pendekatan ilmiah yang terukur.
DIALEKSIS.COM | Opini - Belakangan ini mulai bermunculan literasi-literasi yang mengungkapkan mengenai kemungkinan punahnya bahasa Aceh. Salah satunya adalah pernyataan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait status bahasa Aceh yang terancam punah secara pasti, memperlihatkan ancaman serius bagi keberlangsungan bahasa Aceh di masa yang akan datang.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Bahasa Kluet, yang dulu menjadi kebanggaan masyarakat di Kecamatan Kluet Raya, kini mulai kehilangan pamornya. Di tengah derasnya arus globalisasi, generasi muda semakin jarang menggunakan bahasa ibu mereka sendiri, bahkan di rumah dan lingkungan sekitar.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalui Bidang Bahasa dan Seni kembali menegaskan komitmennya dalam pelestarian bahasa dan budaya lokal dengan menerbitkan Majalah Berbahasa Aceh Jilid ke-V, BOINAH. Majalah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat identitas kultural masyarakat Aceh di tengah arus globalisasi.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Wali Kota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan 1.990 Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Formasi Tahun 2024. Acara berlangsung Senin (1/9/2025) di Lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe.
DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menggelar kegiatan pembagian Bendera Merah Putih kepada masyarakat, yang dirangkaikan dengan peluncuran penggunaan Bahasa Aceh dalam pelayanan publik, Jumat (1/8/2025), bertempat di Lapangan Hiraq Kota Lhokseumawe.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kekhawatiran akan punahnya bahasa Aceh kini semakin terasa nyata. Di tengah pesatnya globalisasi dan derasnya arus informasi digital, eksistensi bahasa daerah seperti bahasa Aceh semakin terpinggirkan, terutama di kalangan generasi muda.
DIALEKSIS.COM | Dialektika - Bahasa Aceh kini menghadapi ancaman serius terhadap kelestariannya. Penelitian terbaru dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan bahwa bahasa Aceh berstatus “definitely endangered” menurut kriteria UNESCO. Dalam skala vitalitas 0 - 5, posisi bahasa Aceh berada di level 3, yang berarti masih digunakan sebagian komunitas namun mulai tergerus penggunaannya di ranah publik. Indikator ini tercermin dari penurunan signifikan penutur aktif, terutama di kalangan generasi muda.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kekhawatiran terhadap punahnya bahasa Aceh kini semakin nyata. Menurut data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bahasa Aceh mendapatkan skor 3 berdasarkan kriteria UNESCO. Ini artinya, bahasa Aceh berada pada tingkat ancaman kepunahan yang tinggi.
DIALEKSIS.COM | Jantho - Bahasa Aceh kini menghadapi ancaman serius terhadap kelangsungannya. Berdasarkan penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bahasa Aceh dikategorikan dalam status definitely endangered atau terancam punah secara pasti. Temuan ini mengindikasikan penurunan signifikan dalam penggunaan bahasa Aceh, terutama di kalangan generasi muda.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Atas Komitmen menjaga bahasa daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menerima penghargaan prestisius dari Mendikdasmen RI atas upaya revitalisasi bahasa daerah.
DIALEKSIS.COM | Opini - Bahasa daerah adalah cermin dari jati diri, penanda kebudayaan, dan warisan yang mengikat kita pada tanah leluhur. Di Aceh, bahasa Aceh bukan sekadar alat komunikasi, melainkan bagian tak terpisahkan dari memori kolektif masyarakat. Ia hadir dalam syair, dalam doa, dalam cerita rakyat yang dituturkan dari mulut ke mulut, dan dalam berbagai ekspresi seni yang menjadi napas kebudayaan kita.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Lagu berjudul "Stecu Stecu" karya penyanyi muda asal Maluku Utara, Faris Adam, mendadak menjadi fenomena di berbagai platform digital. Salah satu lirik, “kalau memang cocok bisa datang ke rumah”, menjadi viral dan terus diulang di media sosial.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM (BMBPSDM) Kementerian Agama meluncurkan program unggulan bertajuk ‘Membumikan Al-Qur’an di Nusantara’ selama Ramadan 1446 H/2025 M. Program ini menghadirkan terjemahan Al-Qur’an dalam 30 bahasa daerah di Indonesia sebagai upaya membumikan pesan langit agar lebih dekat dengan masyarakat di berbagai penjuru Nusantara.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Narasi berbeda dilontarkan Sufriani, S.Pd., Kepala SMK Negeri 3 Banda Aceh. Menurutnya, bahasa Aceh masih hidup dalam percakapan sehari-hari di desa-desa. “Yang terancam bukan bahasanya, melainkan ilmu-nya. Anak-anak di pedesaan masih fasih berucap ‘teurimong geunaseh’ (terima kasih), tetapi tak mengenal struktur tulisan. Ini masalah serius,” ujarnya kepada Dialeksis.com.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Peneliti Bahasa, Sosial, dan Humaniora Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Iskandar Syahputera, mengungkapkan bahasa Aceh saat ini berada dalam status definitely endangered atau terancam punah secara definitif berdasarkan skala UNESCO. “Dari skala 0-5 tingkat keterancaman bahasa, vitalitas bahasa Aceh berada di level 3. Artinya, bahasa ini masih digunakan oleh sebagian komunitas, tetapi mulai tergerus di ranah publik,” kata Iskandar dalam keterangannya di Banda Aceh, Rabu (19/6).
DIALEKSIS.COM | Jantho - Sebagai aset budaya, bahasa Aceh perlu dijaga dan dikembangkan oleh berbagai pihak. Untuk itu, Program Studi Bahasa Aceh di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh mengadakan Workshop Proposal Penelitian Bahasa dan Sastra dengan tema "Bahasa Aceh sebagai Aset," yang berlangsung pada Rabu (6/11/2024).
DIALEKSIS.COM | Jantho - Untuk menumbuhkan minat dan bakat serta kreativitas peserta didik di bidang seni budaya, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar akan menggelar Festival Seniman Masuk Sekolah dan Festival Tunas Bahasa Ibu.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Di tengah derasnya arus globalisasi dan dominasi bahasa-bahasa gaul yang semakin berkembang, Duta Bahasa Provinsi Aceh 2024, Rafifatul Salma, mengungkapkan keprihatinannya terkait nasib bahasa daerah di kalangan generasi muda.